Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Dosen Fakultas Teknik USU yang terdiri atas Prof. Dr. Ir. Anizar, M.Kes., IPU., Khalida Syahputri, ST., MT., dan Dr. Ir. Erwin, ST., MT., yang mengusung tema “Fasilitas Kerja Ergonomis Meningkatkan Produktivitas Usaha Kue Adryan Food”.
Usaha kue Adryan Food berada di Kelurahan Sukaramai Kecamatan Binjai Barat, Provinsi Sumatera Utara. Adryan Food merupakan usaha kue yang menghasilkan berbagai jenis produk, seperti kue kipas, brownies, dan kue kering. Dalam menjalankan proses produksi, Adryan Food membutuhkan peralatan yang dapat meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Saat ini, proses pencampuran adonan dan pemerasan santan masih dilakukan secara manual atau menggunakan alat yang kurang efisien, sehingga menjadi kendala dalam produksi.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah konsistensi kualitas adonan. Proses pencampuran adonan dalam skala besar membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar jika dilakukan secara manual. Selain itu, pencampuran yang tidak merata dapat mempengaruhi tekstur dan kualitas akhir dari kue, terutama untuk produk seperti brownies yang membutuhkan adonan dengan kelembutan dan homogenitas tinggi. Saat ini, tenaga kerja masih menghabiskan banyak waktu untuk mengaduk adonan sehingga menyebabkan kelelahan, pekerja melakukan siklus pengadukan adonan tersebut sebanyak 25 kali dalam satu hari. Pekerja mengeluhkan sakit pada pinggang dan kedua lengan sehingga terkadang tidak dapat masuk kerja dan akan memperlambat produksi.
![]() |
![]() |
Oleh karena itu, penggunaan mixer 20 liter sangat diperlukan agar proses pencampuran adonan dapat berjalan lebih cepat, lebih merata, dan lebih konsisten. Selain aspek kualitas, peningkatan fasilitas produksi juga akan berdampak pada efisiensi tenaga kerja. Mixer 20 liter memungkinkan produksi adonan dalam jumlah lebih besar, sehingga bisa mempercepat proses pembuatan brownies dan kue kipas dalam jumlah lebih banyak dan waktu yang lebih singkat, sehingga tidak ada keterlambatan dalam tahap pencampuran dan pembuatan kue.
.webp)
Dari sisi ekonomi, investasi dalam fasilitas ini juga akan mengurangi biaya operasional dalam jangka panjang. Mixer otomatis akan mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual dalam pencampuran adonan, sementara pemeras santan hidrolik akan mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku, sehingga mengurangi pemborosan. Dengan biaya produksi yang lebih efisien dan kapasitas produksi yang meningkat, Adryan Food berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan dapat bersaing lebih baik di pasar dan meningkatkan pendapatan pekerja.

Hasil dari kegiatan pengabdian ini akan meningkatkan produktivitas usaha kue Adryan Food yang memiliki kaitan erat dengan upaya pencapaian tujuan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) prioritas ke 1 dan 3. Penggunaan mixer otomatis akan mempercepat waktu produksi sehingga meningkatkan produktivitas yang bermakna meningkatkan pendapatan pekerja (SDGs Prioritas 1) dan juga dapat mengatasi keluhan sakit yang selama ini dialami pekerja sehingga pekerja memiliki kehidupan sehat sejahtera (SDGs Prioritas 3).

