home icon
search icon
menu icon

> Berita > Inovasi Integrated Washer and Dryer untuk Peningkatan Kualitas Kopi di Desa Sempajaya, Berastagi

Inovasi Integrated Washer and Dryer untuk Peningkatan Kualitas Kopi di Desa Sempajaya, Berastagi

Dipublikasi Pada

28 November 2024

Dipublikasi Oleh

Rizky Amalia SE

Inovasi Integrated Washer and Dryer untuk Peningkatan Kualitas Kopi di Desa Sempajaya, Berastagi
Thumbnail Inovasi Integrated Washer and Dryer untuk Peningkatan Kualitas Kopi di Desa Sempajaya, Berastagi
“Alat ini sangat membantu petani dalam menjaga kualitas kopi meskipun cuaca tidak menentu. Kami berharap teknologi ini terus dikembangkan ke skala yang lebih besar,”

Tim dosen Universitas Sumatera Utara (USU) yang diketuai oleh Prof. Dr. Eng. Rondang Tambun, S.T., M.T., melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pengembangan Cylinder Rotary Dryer menjadi Integrated Washer and Dryer sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kopi sebagai Komoditas Unggulan di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.”

 

Program ini bertujuan untuk mengatasi kendala pascapanen petani kopi yang selama ini masih menggunakan metode penjemuran konvensional yang sangat bergantung pada cuaca dan berisiko tinggi terhadap penurunan mutu. Melalui inovasi alat Integrated Washer and Dryer, proses pencucian dan pengeringan kopi kini dapat dilakukan secara terpadu, higienis, dan lebih efisien.

 

Dalam kegiatan ini, tim USU melakukan revitalisasi alat pengering kopi model cylinder rotary dryer yang dilengkapi dengan sistem pemutar otomatis dan motor listrik untuk menggantikan proses manual. Alat tersebut dikembangkan agar dapat berfungsi ganda — sebagai pencuci dan pengering biji kopi, dengan suhu dan waktu pengeringan yang lebih stabil serta higienis.

 

Selain perancangan dan pabrikasi alat, tim juga memberikan pelatihan operasional, pemeliharaan, dan peningkatan keterampilan pascapanen kepada para petani kopi. Dengan inovasi ini, proses pengeringan menjadi lebih efisien, higienis, dan dapat dilakukan dalam berbagai kondisi cuaca.

 

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan perangkat Desa Sempajaya. “Alat ini sangat membantu petani dalam menjaga kualitas kopi meskipun cuaca tidak menentu. Kami berharap teknologi ini terus dikembangkan ke skala yang lebih besar,” ujar salah satu perwakilan kelompok tani.

Berita