10th National Conference on Industrial Engineering (NCIE) 2026
Berita16th Product Design Competition (PDC) 2026
BeritaSeminar Geoteknik "Implementasi Prinsip Geoteknik Dalam Desain dan Kontrol Konstruksi Fondasi"
28 September 2024
Rizky Amalia SE
Tim dosen Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bertema “Teknologi Konversi Limbah Kayu Sebagai Bahan Bakar Wood Pellet (Productive Energy From Low-Cost Lumber Extraction Techniques) pada Prototipe Tungku Fuel Wood bagi Masyarakat di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.”
Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Rivaldi Sidabutar, S.T., M.T selaku ketua tim, bersama anggota Ir. Muhammad Thoriq Al-Fath, S.T., M.T, Ir. Nisaul Fadillah Dalimunthe, S.T., M.Eng, dan Ir. Gina Cynthia Raphita Hasibuan, S.T., M.Sc., Ph.D. Program ini juga melibatkan enam mahasiswa Teknik Kimia USU sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman di lapangan.
Dalam kegiatan ini, tim USU tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga merancang dan menyerahkan prototipe tungku “fuel wood” sebagai media pembakaran wood pellet. Tungku tersebut dirancang di Laboratorium Ekologi Teknik Kimia USU dengan desain efisien, ramah lingkungan, dan mudah digunakan oleh masyarakat.

Pelatihan diikuti oleh sekitar 20 orang warga Desa Tadukan Raga, yang merupakan pengrajin kayu dan pelaku usaha kecil. Masyarakat dilatih mulai dari tahap pembuatan wood pellet, pengoperasian tungku, hingga perawatan peralatan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, Desa Tadukan Raga kini mulai dikenal sebagai salah satu desa yang berinovasi dalam pengelolaan energi terbarukan berbasis limbah kayu. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Sumatera Utara dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan energi dan lingkungan di tingkat lokal.Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di pedesaan.
