MEDAN — Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara mempersiapkan pelaksanaan Workshop Bidang Konstruksi Bangunan melalui kolaborasi dengan Vocational and Technical College of Inner Mongolia Agricultural University, Tiongkok. Program yang dijadwalkan berlangsung pada 2 November hingga 3 Desember 2026 tersebut dirancang untuk melibatkan 41 mahasiswa sebagai peserta.
Sebagai bagian dari persiapan teknis, instruktur dari Tiongkok melakukan peninjauan awal ke Laboratorium Struktur Program Studi S1 Teknik Sipil. Kunjungan difokuskan pada kondisi ruang praktik, kesiapan fasilitas, serta ketersediaan bahan dan peralatan yang akan digunakan selama pelaksanaan pembelajaran konstruksi.
Peninjauan laboratorium menjadi tahapan penting untuk memastikan kebutuhan praktik telah tersedia sebelum proses pembelajaran dimulai. Persiapan yang matang diperlukan karena program tersebut menggunakan pendekatan hands-on learning, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh penjelasan teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai tahapan pekerjaan struktur bangunan.
Materi yang direncanakan mencakup pemasangan tulangan tangga, pekerjaan bekisting, serta konstruksi pondasi. Instruktur dari mitra internasional akan memberikan penjelasan dan bimbingan teknis secara langsung, sementara dosen Program Studi S1 Teknik Sipil berperan sebagai pendamping akademik selama rangkaian pembelajaran.
Keterlibatan 41 mahasiswa membuka kesempatan untuk mengembangkan keterampilan teknis, ketelitian, serta pemahaman mengenai metode pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Interaksi dengan instruktur internasional turut memperkenalkan sudut pandang pembelajaran yang berbeda sekaligus memperluas wawasan mengenai praktik teknik sipil dalam lingkungan pendidikan global.
Kolaborasi tersebut juga mempertemukan penguasaan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan pengalaman aplikatif di laboratorium. Pendekatan ini diharapkan membantu mahasiswa membangun kompetensi yang lebih relevan dengan kebutuhan sektor konstruksi sekaligus meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan metode dan teknologi pekerjaan struktur.
Kegiatan ini terutama mendukung SDG 4 - Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran praktis dan pengalaman internasional mahasiswa. SDG 9 - Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 17 - Kemitraan untuk Mencapai Tujuan turut didukung melalui pengembangan kompetensi konstruksi dan kolaborasi antarperguruan tinggi. Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara terus mendorong pendidikan yang aplikatif, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi mahasiswa.
Melalui pembelajaran berbasis praktik dan jejaring akademik global, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara terus mendorong pendidikan teknik sipil yang aplikatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan industri. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi profesional serta daya saing dalam menghadapi tantangan sektor konstruksi di tingkat nasional maupun internasional.