Tim peneliti Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik USU memperoleh pendanaan Program Penelitian Disertasi Doktor Hibah BIMA tahun anggaran 2024. Penelitian ini berjudul judul “Microwave Assisted Co-Pyrolysis Limbah Plastik dan Ampas Kopi Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Hasil Bahan Bakar”.

Tim penelitian diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Renita Manurung, M.T., dengan anggota Prof. Dr. Ir. Hamidah Harahap, M.Sc, Dr. Ir. Iriany, M.Si., serta Wan Rizki Ansari. Tim mengembangkan riset pirolisis gabungan limbah plastik dan ampas kopi dengan memanfaatkan gelombang mikro sebagai sumber pemanasan.

Pelaksanaan penelitian mencakup pembangunan alat pirolisis berbantuan gelombang mikro serta pengkajian perbandingan campuran bahan, tingkat daya gelombang mikro, dan kondisi operasi. Proses tersebut diarahkan untuk menghasilkan minyak pirolisis sekaligus memperoleh kondisi pengolahan yang dapat menjadi dasar pengembangan teknologi lebih lanjut.

Hasil studi telah dipublikasikan dalam South African Journal of Chemical Engineering mengenai produksi bahan bakar cair dari pirolisis gabungan polietilena berdensitas tinggi dan ampas kopi sisa. Alat teknologi pirolisis berbantuan gelombang mikro juga disebut sedang dalam proses pendaftaran paten, sementara pemanfaatan minyak pirolisis untuk kebutuhan industri masih memerlukan pengujian dan pengembangan lanjutan.

Riset ini mendukung SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau melalui pengembangan sumber energi alternatif berbasis limbah. Pengembangan alat dan proses pirolisis memperkuat keterkaitan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, sedangkan pemanfaatan kembali limbah plastik dan ampas kopi berkaitan dengan SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Melalui penelitian ini, FT USU menegaskan komitmennya dalam mengembangkan inovasi keteknikan yang relevan dengan kebutuhan energi dan pengelolaan sumber daya. Penguatan riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan teknologi diharapkan membuka peluang pemanfaatan hasil penelitian secara lebih luas dengan tetap melalui tahapan pengujian yang diperlukan.