Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Kurikulum
Mata kuliah ini membahas dasar-dasar filsafat dan implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam konteks teknik kimia. Pokok bahasan mencakup pengertian dan pembidangan filsafat, karakteristik berpikir filosofis, serta hubungan antara berpikir ilmiah dan filsafat ilmu. Mahasiswa akan mempelajari konsep-konsep fundamental seperti kebenaran, fakta dan kenyataan, serta teori-teori kebenaran (koherensi, korespondensi, dan performatif). Selain itu, mata kuliah ini mengkaji aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis ilmu, serta perkembangan sejarah filsafat ilmu dari era prapositivisme hingga pascapositivisme. Di bagian akhir, mahasiswa diperkenalkan pada hubungan antara filsafat ilmu dan metode penelitian, termasuk metode filosofis, kualitatif, dan pendekatan naturalistik.
Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai landasan filosofis dan teknis dalam melakukan penelitian ilmiah. Materi meliputi epistemologi keilmuan sebagai dasar berpikir kritis, perumusan masalah, fokus, atau variabel penelitian, serta klasifikasi penelitian berdasarkan pendekatan, fungsi, dan desain. Mahasiswa juga akan mempelajari proses operasional penelitian, teknik pengolahan data, dan metode penarikan kesimpulan. Selain itu, mata kuliah ini membimbing mahasiswa dalam merancang proposal penelitian yang sistematis dan menyusun disain proposal disertasi yang akan dipresentasikan dan dikaji secara akademik.
Mata kuliah ini mengkaji secara mendalam perkembangan dan penerapan teknologi oleokimia terkini, khususnya dalam pengolahan dan pemanfaatan minyak nabati dan turunannya. Materi mencakup berbagai produk oleokimia dan minyak industri baru, sintesis surfaktan berbasis kationik dan amina, serta proses pembuatan surfaktan anionik. Selain itu, dibahas juga fluida pelumas dan hidrolik, produksi biofuel dari minyak dan minyak nabati, serta aplikasi oleokimia dalam pelapis permukaan dan tinta. Mahasiswa juga akan mempelajari metode analisis oleokimia dan implikasi lingkungan dari produksi serta penggunaan produk oleokimia. Mata kuliah ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam riset dan inovasi oleokimia berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas secara komprehensif prinsip dan strategi dalam perancangan serta pengembangan proses dan produk kimia. Pokok bahasan meliputi perancangan dan pengembangan proses kimia secara keseluruhan, perancangan produk kimia dasar dan produk kimia industri, serta konfigurasi perancangan produk konsumen. Mahasiswa akan mempelajari desain rinci, termasuk penentuan ukuran peralatan proses secara tepat, serta penerapan teknik optimasi dan analisis kualitas produk untuk menjamin efisiensi dan keandalan dalam skala industri. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan riset dan inovasi dalam pengembangan proses dan produk kimia berkelanjutan.
Mata kuliah ini membahas isu-isu mutakhir dalam ilmu dan teknologi polimer, dengan penekanan pada dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang ditimbulkan oleh produksi dan penggunaan material polimer. Pokok bahasan meliputi pengaruh plastik terhadap lingkungan, pendekatan berkelanjutan melalui pengembangan bioplastik dan biokomposit, serta inovasi dalam modifikasi produk lateks dan karet alam. Mahasiswa akan dianalisis secara kritis terhadap tantangan dan peluang dalam pengembangan teknologi polimer yang ramah lingkungan serta aplikasinya dalam berbagai sektor industri.
Mata kuliah ini mengkaji secara mendalam konsep daya dukung alam serta dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas industri dan teknologi terhadap lingkungan. Fokus utama diberikan pada pemahaman dan penerapan teknik pengolahan limbah secara menyeluruh, termasuk perancangan fasilitas pengolahan limbah cair melalui proses fisik, kimia, dan biologi, serta pengolahan limbah lumpur dan sistem pengolahan alami. Selain itu, dibahas pula sumber, komposisi, dan karakteristik limbah padat, prinsip-prinsip rekayasa dalam pemisahan, transformasi, dan daur ulang bahan limbah, serta pendekatan dalam restorasi dan rehabilitasi landfill. Mahasiswa juga akan mempelajari berbagai metode pengelolaan dan pembuangan limbah padat, termasuk strategi remediasi tempat yang tercemar. Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keahlian akademik dan praktis dalam mengembangkan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan lingkungan dan limbah industri.
Mata kuliah ini membahas secara komprehensif konsep, teknologi, dan kebijakan terkait energi terbarukan, dengan fokus pada penerapannya di Indonesia. Materi mencakup pengantar energi terbarukan, manfaatnya bagi keberlanjutan energi nasional, serta kebijakan energi terbarukan yang berlaku di Indonesia. Selain itu, mahasiswa akan mempelajari hubungan antara energi dan lingkungan, penggunaan serta ketersediaan energi global, dan pemanfaatan sumber daya energi angin, termasuk teori, desain, dan aplikasinya. Topik penting lainnya meliputi biomassa sebagai sumber energi, mulai dari jenis, kandungan energi, metode panen, hingga konversi termokimia, serta produksi biodiesel, bioetanol, biogas (metana dan hidrogen). Mata kuliah ini juga mencakup pemanfaatan energi surya, energi panas bumi, energi air, serta sistem energi dari laut dan pembangkit hidro skala kecil.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan prinsip dan pendekatan dalam merancang proses kimia yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Materi mencakup pengantar isu-isu lingkungan dan regulasi yang relevan, evaluasi risiko dan pemaparan terhadap lingkungan, serta peran strategis insinyur kimia dalam mitigasi dampak lingkungan. Mahasiswa akan mempelajari konsep green chemistry, pencegahan polusi dalam desain proses, dan penerapan unit operasi yang mendukung pengurangan pencemaran. Analisis flowsheet dilakukan untuk mengevaluasi potensi pencegahan polusi dan kinerja lingkungan secara menyeluruh, termasuk penilaian biaya dan manfaat lingkungan. Topik lanjutan meliputi ekologi industri dan analisis siklus hidup (life cycle assessment) sebagai alat untuk menilai keberlanjutan proses secara holistik.
Mata kuliah ini merupakan tahap evaluasi akademik yang bertujuan untuk menilai kesiapan mahasiswa dalam mengembangkan disertasi doktoral. Mahasiswa diwajibkan menyusun dan mempresentasikan analisis situasi atau latar belakang permasalahan yang berkaitan dengan tema disertasi secara jelas, sistematis, dan ringkas—dimulai dari pembahasan umum hingga fokus pada isu khusus yang menjadi inti penelitian. Ujian ini juga menekankan pentingnya perumusan statemen yang menunjukkan posisi penelitian dalam konteks diskusi ilmiah yang sedang berkembang di bidang terkait. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide, gagasan, serta memberikan dukungan konseptual yang kuat terhadap kajian yang akan dilakukan, dengan mengemukakan argumentasi berbasis informasi teoritik dan empiris guna menjawab permasalahan penelitian secara ilmiah dan kritis.
Mata kuliah ini merupakan tahap penting dalam proses penyusunan disertasi, di mana mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian yang meliputi Bab I (Pendahuluan), Bab II (Kajian Teori), dan Bab III (Metode Penelitian). Dalam seminar, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan secara komprehensif latar belakang, dasar teori, serta rancangan metodologi yang akan digunakan dalam disertasi. Mahasiswa juga dituntut untuk merespons pertanyaan, kritik, dan saran dari peserta seminar sebagai bagian dari proses akademik untuk menyempurnakan substansi proposal serta instrumen penelitian yang telah disusun.
Mata kuliah ini merupakan tahap awal pelaksanaan penelitian disertasi yang dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa di bawah bimbingan promotor. Mahasiswa mulai melakukan eksplorasi awal terhadap permasalahan penelitian yang telah dirumuskan dalam proposal, dengan mengumpulkan data pendahuluan, menguji metode, serta mengidentifikasi tantangan teknis maupun ilmiah yang mungkin muncul. Mata kuliah ini bertujuan untuk membangun dasar yang kuat bagi pelaksanaan penelitian lanjutan dalam rangka penyusunan disertasi doktoral secara sistematis dan terarah.
Mata kuliah ini bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam mendiseminasikan sebagian hasil awal penelitiannya melalui forum ilmiah berskala internasional. Mahasiswa diwajibkan menjadi penulis utama (penulis I) dalam makalah yang dipresentasikan, dengan seluruh pembimbing tercantum sebagai penulis pendamping. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah mahasiswa, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendapatkan masukan konstruktif dari komunitas ilmiah global untuk pengembangan penelitian disertasi.
Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari proses penelitian disertasi yang dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa dengan tetap berada di bawah bimbingan promotor. Pada tahap ini, mahasiswa melanjutkan kegiatan penelitian berdasarkan hasil awal yang telah diperoleh, dengan fokus pada pendalaman data, analisis, serta validasi metode dan temuan. Mata kuliah ini bertujuan untuk memperkuat landasan ilmiah disertasi dan memastikan kemajuan penelitian menuju kontribusi orisinal dalam bidang ilmu teknik kimia.
Mata kuliah ini merupakan lanjutan dari kegiatan diseminasi hasil penelitian mahasiswa pada forum ilmiah berskala internasional. Mahasiswa diwajibkan mempresentasikan sebagian lanjutan dari hasil penelitiannya dengan mencantumkan dirinya sebagai penulis utama (penulis I), serta seluruh pembimbing sebagai penulis pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi akademik mahasiswa dalam komunitas ilmiah global, mengasah kemampuan komunikasi ilmiah internasional, serta memperoleh umpan balik yang bermanfaat bagi penyempurnaan penelitian disertasi.
Mata kuliah ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa mempublikasikan hasil penelitian disertasinya dalam jurnal internasional bereputasi. Mahasiswa diwajibkan menjadi penulis utama (penulis I), dengan seluruh pembimbing sebagai penulis pendamping. Proses publikasi ini mencakup penyusunan artikel ilmiah yang memenuhi standar akademik internasional, pemilihan jurnal yang sesuai, serta penyesuaian terhadap sistem peer-review. Mata kuliah ini juga berfungsi sebagai tolok ukur kontribusi ilmiah mahasiswa dalam komunitas global dan validasi kualitas hasil penelitiannya.
Mata kuliah ini merupakan tahap penting dalam proses penyelesaian disertasi, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil-hasil penelitian yang telah diperoleh secara sistematis dan ilmiah. Dalam seminar ini, mahasiswa diwajibkan menjawab pertanyaan, menerima kritik dan masukan dari peserta seminar sebagai bagian dari proses akademik untuk menyempurnakan isi disertasi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan ilmiah mahasiswa serta meningkatkan kompetensi dalam berkomunikasi secara ilmiah di forum akademik.
Mata kuliah ini merupakan tahap evaluasi lanjutan dalam penyusunan disertasi, di mana mahasiswa menyajikan hasil-hasil penelitian yang telah disempurnakan berdasarkan masukan dari Seminar Hasil. Dalam ujian ini, mahasiswa memaparkan disertasi secara komprehensif di hadapan tim penguji dan diwajibkan untuk menjawab setiap pertanyaan serta menyerap kritik dan saran yang diberikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyempurnakan kualitas disertasi, memperdalam pemahaman ilmiah mahasiswa terhadap topik penelitian, serta meningkatkan keterampilan komunikasi ilmiah secara profesional dan argumentatif.
Mata kuliah ini merupakan tahap akhir dalam proses penyelesaian studi doktoral, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil lengkap penelitian disertasinya secara terbuka. Presentasi dilakukan di hadapan pimpinan program studi, fakultas, dan universitas, serta dihadiri oleh dosen pembimbing, dosen penguji, dan undangan umum. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan substansi disertasinya secara ilmiah, sistematis, dan meyakinkan, sekaligus menunjukkan kompetensi akademik dan komunikasi ilmiah tingkat lanjut. Ujian ini menandai kesiapan mahasiswa untuk dinyatakan lulus sebagai doktor dalam bidang ilmu teknik kimia.
Biaya Studi
Capaian Pembelajaran
Melalui proses pembelajaran yang berkualitas dan tenaga pengajar yang ahli di bidangnya, lulusan Program Studi Doktoral Ilmu Teknik Kimia USU diharapkan untuk memenuhi capaian pembelajaran yang telah ditetapkan, antara lain:
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu merancang dan merumuskan riset yang mencakup identifikasi, formulasi dan analisis masalah rekayasa pada proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah di bidang Teknologi Oleokimia, Pengolahan Limbah, Teknologi Polimer, dan Energi Terbarukan yang berwawasan lingkungan |
| 2 | Mampu merumuskan alternatif solusi untuk menyelesaikan masalah rekayasa pada proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan di bidang Teknologi Oleokimia, Teknologi Polimer, Pengolahan Limbah, dan Energi Terbarukan |
| 3 | Mampu menemukan dan mengembangkan proses-proses baru, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan pendekatan analisis dan mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan, keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan berwawasan lingkungan di bidang Teknologi Oleokimia, Teknologi Polimer, Pengolahan Limbah, dan Energi Terbarukan |
| 4 | Mampu mengembangkan ilmu dasar teknik kimia untuk menyelesaikan permasalahan pada proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah |
| 5 | Mampu merumuskan alternatif solusi untuk memyelesaikan masalah rekayasa pada proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan memperhatikan faktor- faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial yang berwawasan lingkungan |
| 6 | Mampu menemukan dan mengembangkan proses-proses baru, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan pendekatan analisis dan mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan, keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial yang berwawasan lingkungan |
| 7 | Mampu menemukan sumber masalah dan memberikan solusi terhadap rekayasa proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa |
| 8 | Mampu merumuskan alternatif solusi untuk memyelesaikan masalah rekayasa pada proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan memperhatikan faktor- faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan |
| 9 | Mampu memilih sumber daya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa di bidang proses, sistem pemrosesan, dan peralatan yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah |
| 10 | Mampu merumuskan alternatif solusi untuk memyelesaikan masalah rekayasa pada proses, sistem pemrosesan, dan peralatan proses yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan memperhatikan faktor- faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan pada bidang Teknologi Oleokimia, Teknologi Polimer, Pengolahan Limbah, dan Energi Terbarukan |
| 11 | Mampu memilih sumber daya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa di bidang proses, sistem pemrosesan, dan peralatan yang diperlukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah |