Dosen Program Studi Arsitektur FT USU, Ar. Selly Veronica, S.T., M.T., IAI, melakukan kunjungan akademik ke Institut Teknologi Bandung atas undangan Widiyani, Ph.D. Dalam kunjungan tersebut, Selly Veronica menghadiri rangkaian eksperimen sosial di Jalan Alkateri serta mengunjungi pameran yang diselenggarakan di Kampus ITB Ganesha, Bandung.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari International Architecture and Urbanism Workshop: City of Senses 2026 yang melibatkan Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, dan The University of Hong Kong. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dan Local Architecture Bureau.

Rangkaian kegiatan mengangkat pendekatan placemaking, eksperimen sosial, serta pengamatan terhadap pengalaman masyarakat dalam menggunakan dan memaknai ruang kota. Kegiatan ini menjadi ruang bagi akademisi dan peserta untuk melihat hubungan antara manusia, lingkungan binaan, serta karakter sosial dan budaya suatu kawasan.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah bertukar gagasan dengan sejumlah akademisi lintas institusi, yaitu Prof. Thomas Tsang dari The University of Hong Kong; Widiyani, Ph.D., Dr. Fath Nadizti, dan Dr. Ir. Christina Gantini dari ITB; serta Kristanti Dewi Paramita, Ph.D., Prof. Yandi Andri Yatmo, dan Dr. Rini Suryantini dari Universitas Indonesia.

Pertemuan tersebut membuka ruang awal untuk membangun jejaring serta menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, workshop, dan pertukaran pengetahuan. Meskipun masih berada pada tahap komunikasi awal, interaksi ini memiliki potensi untuk memperluas keterlibatan Program Studi Arsitektur FT USU dalam kegiatan akademik nasional maupun internasional.
FT USU terus mendorong dosen dan program studi untuk membangun jejaring akademik yang produktif pada tingkat nasional maupun internasional. Penjajakan kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, workshop, dan pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika serta masyarakat.