Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (FT USU) bersama Badan Kerja Sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia (BKSTI) menyelenggarakan rangkaian Kongres BKSTI XI dan The 1st International Conference on Industrial Engineering (ICoIE) 2026 pada 5–7 Oktober 2026 di Hotel Niagara, Parapat, Sumatera Utara. Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, serta pemangku kepentingan bidang Teknik Industri dari tingkat nasional dan internasional.

ICoIE 2026 menjadi konferensi internasional perdana yang diinisiasi Teknik Industri USU dan diselenggarakan beriringan dengan Kongres BKSTI XI. Kegiatan mengangkat tema “Industrial Engineering in the Era of Industry 5.0: Human-Centric, Sustainable, and Intelligent Systems”, yang menempatkan manusia, keberlanjutan, dan pemanfaatan teknologi cerdas sebagai elemen penting dalam transformasi sistem industri masa depan.

Tema tersebut menjadi relevan seiring perkembangan Industry 5.0 yang tidak lagi hanya berorientasi pada otomasi dan efisiensi, tetapi juga menekankan keseimbangan antara teknologi, kebutuhan manusia, serta keberlanjutan. Melalui konferensi ini, peserta memperoleh ruang untuk mendiskusikan berbagai perkembangan mutakhir, mulai dari artificial intelligence dan analitik data, rantai pasok dan logistik berkelanjutan, ergonomi berorientasi manusia, manajemen industri, hingga sistem dan teknologi ramah lingkungan.

Rangkaian kegiatan menghadirkan sejumlah tokoh dari pemerintah, industri, dan akademisi internasional. Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, memberikan pemaparan secara virtual. Forum juga menghadirkan Ismadi Y. S. Zainal dari PT Inalum; Ts. Dr. Pramodkumar S. Kataraki dari REVA University, India; Assoc. Prof. Dr. Nikorn Siriwongpaisan dari Prince of Songkla University, Thailand; Prof. Ir. Rosnani Ginting, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dari Universitas Sumatera Utara; serta Ir. Dr. Nur Amalina Binti Muhammad, Ph.D. dari Universiti Sains Malaysia.

Kehadiran pembicara dari berbagai latar belakang memberikan perspektif yang luas terhadap tantangan dan peluang Teknik Industri di tengah transformasi global. Pertukaran gagasan tidak hanya berfokus pada perkembangan keilmuan, tetapi juga pada bagaimana pendekatan Teknik Industri dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan sistem, menghadirkan inovasi yang berkelanjutan, serta tetap mempertahankan manusia sebagai pusat pengembangan teknologi.

Selain sesi keynote dan presentasi ilmiah, ICoIE 2026 menjadi wadah bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian dan memperluas jejaring akademik. Konferensi ini mendorong pertukaran pengetahuan lintas institusi serta membuka peluang pengembangan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi, dan inovasi antara perguruan tinggi di Indonesia dengan mitra internasional.

Penyelenggaraan ICoIE 2026 dan Kongres BKSTI XI memperlihatkan kontribusi FT USU dalam memperluas jejaring keilmuan Teknik Industri pada tingkat nasional dan internasional. Melalui forum berskala internasional yang diselenggarakan di kawasan Danau Toba tersebut, FT USU turut mendorong terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengembangan kolaborasi yang dapat memberikan dampak bagi pendidikan maupun dunia industri.

Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 – Quality Education melalui pengembangan dan pertukaran pengetahuan, SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan inovasi dan sistem industri berkelanjutan, SDG 12 – Responsible Consumption and Production melalui pendekatan produksi dan manajemen industri yang berkelanjutan, serta SDG 17 – Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan nasional dan internasional.

Melalui penyelenggaraan konferensi internasional perdana ini, Program Studi Teknik Industri FT USU menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Teknik Industri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada manusia, serta mampu menjawab tantangan keberlanjutan. ICoIE diharapkan dapat berkembang menjadi forum ilmiah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi FT USU dalam jejaring akademik dan industri pada tingkat global.