Medan - 23 September 2026, Fakultas Teknik USU mengadakan diskusi penjajakan kerja sama dengan PT Dairi Prima Mineral. Pertemuan dihadiri Prof. Dr. Ir. Renita Manurung M.T. (Dekan Fakultas Teknik); Prof. Dr. Ir. Rosdanelli Hasibuan M.T. (Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Kealumnian); Ir. Muhammad Agung Putra Handana S.T., M.T. (Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan, SDM dan Infrastruktur Akademik); Zaid Perdana Nasution S.T., M.T., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Internasionalisasi); dan dosen program studi teknik pertambangan antara lain Dr. Adri Huda, S.Si.; Edi Yasa Ardiansyah, ST., M.T; Heri Adhahari, S.T., M.T. serta perwakilan dari PT. DPM yaitu Baiq Idayani ( Deputy External Relations Manager) dan Rudianto Arifin (Chief Legal & External Officer PT Dairi Prima Mineral).

Diskusi membahas peluang penyusunan program bersama yang menghubungkan pendidikan keteknikan, kebutuhan industri pertambangan, dan kepentingan masyarakat sekitar.

Ruang kolaborasi yang dijajaki mencakup sosialisasi teknologi pertambangan bawah tanah, metode penambangan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta praktik pertambangan yang baik. Pembahasan juga meliputi pengelolaan dan pemantauan lingkungan, konservasi sumber daya, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk mendukung pertambangan yang berwawasan lingkungan. Peluang lain mencakup program desa binaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai potensi lokal Kabupaten Dairi.

Dalam bidang akademik, kedua pihak membahas kemungkinan penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, praktik lapangan, magang, serta keterlibatan dosen dan mahasiswa. Seluruh butir tersebut masih berupa ruang penjajakan karena bahan belum memuat perjanjian formal, jadwal pelaksanaan, atau luaran program.

Pertemuan ini terutama mendukung SDG 17—Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembukaan kerja sama perguruan tinggi dan industri. SDG 4 serta SDG 8 turut relevan melalui peluang pendidikan lapangan, pengembangan kompetensi, keselamatan kerja, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

FT USU mendorong agar tindak lanjut kemitraan dirancang secara bertanggung jawab, terukur, dan memperhatikan aspek akademik, sosial, serta lingkungan.