Medan, 20 Agustus 2026 - Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (FT USU) melalui Program Studi Magister Teknik Arsitektur dan Program Doktor Ilmu Arsitektur dan Perkotaan, bersama Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bangunan Hijau dan Kualitas Lingkungan Perkotaan serta Kluster Keilmuan Morfologi Kota dan Masyarakat, menyelenggarakan diskusi bertema “Potensi Pengembangan Nilai Konservasi Bangunan Heritage Kesultanan Deli” di Ruang Rapat FT USU.
Diskusi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Internasionalisasi FT USU, Zaid Perdana Nasution, S.T., M.T., Ph.D. Diskusi menghadirkan Tengku Mahmud Aria Lamantjiji, S.T., M.T. selaku Sultan Deli XIV; Johannes Widodo dari National University of Singapore; serta Isnen Fitri, S.T., M.Eng., Ph.D., dosen Arsitektur USU dan pakar bangunan heritage.
Kegiatan diikuti oleh akademisi, praktisi, serta pengamat bangunan heritage dan kebudayaan Melayu. Melalui pembahasan lintas perspektif, peserta menyampaikan berbagai masukan mengenai keberlanjutan bangunan heritage Istana Maimun sebagai bagian penting dari warisan Kesultanan Deli.

Masukan yang dihimpun melalui diskusi ini menjadi luaran awal yang dapat mendukung kajian dan pengembangan nilai konservasi Istana Maimun. forum ini ditempatkan sebagai ruang pertukaran pengetahuan yang membuka peluang bagi penyusunan pendekatan konservasi secara lebih kolaboratif.
FT USU menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan, kajian, dan kolaborasi yang mendukung pelestarian warisan budaya serta pembangunan perkotaan berkelanjutan.