18 Agustus 2026 - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan program “Pengolahan dan Penyediaan Air Bersih Berbasis Filtrasi Bertingkat untuk Pemulihan Kualitas Air Pascabanjir di Desa Padang Tualang, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat”. Program kemitraan ini menjadi bagian dari upaya penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu masyarakat memperoleh akses air yang lebih layak setelah terjadinya banjir di wilayah tersebut.

tim pengabdian yang diketuai oleh Ir. Erni Misran, S.T., M.T., Ph.D., bersama Prof. Dr. Eng. Rondang Tambun, S.T., M.T.; Sri Zahrani Dwi Mauliyah Parinduri, S.T., M.T.; Ir. Titi Hayati, S.T., M.T.; serta Ir. Nismah Panjaitan, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN, melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari identifikasi kondisi sumber air, pengambilan dan pengujian awal sampel air, perancangan sistem, hingga instalasi unit filtrasi bertingkat. Program dilaksanakan dengan melibatkan Pemerintah Desa Padang Tualang dan masyarakat secara aktif.

Sebagai bagian utama dari program, dua unit filtrasi bertingkat berhasil dibangun dan diinstalasi, masing-masing ditempatkan di Kantor Desa Padang Tualang dan musala. Unit tersebut dirancang sebagai sarana pengolahan air sekaligus model percontohan teknologi tepat guna yang dapat dioperasikan serta dikembangkan oleh masyarakat. Setelah proses instalasi, sistem diuji untuk memastikan air dapat mengalir melalui tahapan filtrasi dan unit dapat dimanfaatkan sebagaimana direncanakan. Dokumentasi pada laporan juga memperlihatkan proses pemasangan unit filtrasi serta kegiatan bersama pemerintah desa dan masyarakat.

Tidak berhenti pada penyediaan sarana, tim pengabdian turut melaksanakan sosialisasi penggunaan filter dan edukasi sanitasi. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai prinsip kerja sistem filtrasi, tata cara penggunaan, pemeliharaan unit, serta pentingnya menjaga kualitas sumber air. Pendekatan ini bertujuan agar teknologi yang diterapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat Desa Padang Tualang.

Luaran langsung yang terverifikasi ialah pembangunan dan pemasangan dua unit filtrasi bertingkat, masing-masing di Kantor Desa Padang Tualang dan musala. Kedua unit tersebut berfungsi sebagai sarana pengolahan air sekaligus model percontohan yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat.

Tim pelaksana juga memberikan sosialisasi mengenai prinsip kerja, penggunaan, dan pemeliharaan filter serta edukasi sanitasi. Pendampingan ini memberikan dasar pengetahuan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mengoperasikan unit secara mandiri. Adapun pengujian kualitas air secara berkala dan monitoring unit masih menjadi tahapan lanjutan, sehingga peningkatan mutu air secara kuantitatif belum dinyatakan sebagai hasil akhir.

Kegiatan ini paling kuat mendukung SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui penerapan teknologi tepat guna untuk membantu pengolahan air pascabanjir. Kontribusi tambahan berkaitan dengan SDG 3 melalui upaya mengurangi risiko kesehatan berbasis air serta SDG 13 melalui penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi dampak bencana hidrometeorologi.

Melalui pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat, FT USU menegaskan komitmennya dalam menerapkan pengetahuan dan teknologi untuk menjawab persoalan dasar di tingkat lokal. Keberlanjutan manfaat program memerlukan pemeliharaan unit, penggantian media filter sesuai kebutuhan, pendampingan pengelola, dan pengujian kualitas air secara berkala.