Mahasiswa Program Studi Magister Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik USU melakukan kunjungan akademik ke Manhattan Times Square, sebuah kompleks bangunan mixed-use yang mengintegrasikan pusat perbelanjaan (mal) dan kondominium di Kota Medan. Kaprodi Magister Teknik Arsitektur FT USU, Ibu Prof. Ar. Ir. Hilma Tamiami Fachrudin, S.T., M.Sc., Ph.D., GP, IAI, bersama dengan para mahasiswa Studio Perancangan Arsitektur 2 disambut langsung oleh General Manager Marketing PT Greenland Garden Realty, Ibu Ar. Ir. Indah Novita Sari, S.T., M.T, IAI.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Studio Perancangan Arsitektur 2 pada Program Studi Magister Teknik Arsitektur FT USU. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung penerapan konsep mixed-use building sebagai referensi dalam proses perancangan arsitektur.

Dalam mata kuliah tersebut, mahasiswa mendapatkan tugas untuk merancang bangunan dengan fungsi campuran (mixed-use), yang mengintegrasikan dua atau lebih fungsi bangunan dalam satu kawasan atau kompleks. Oleh karena itu, kunjungan ke Manhattan Times Square menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana konsep tersebut diwujudkan dalam praktik, mulai dari penggabungan fungsi komersial dan hunian hingga keterkaitan antarruang dalam suatu kompleks bangunan.

Melalui pengamatan langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai berbagai aspek perancangan bangunan mixed-use, termasuk organisasi ruang, hubungan antarfungsi, sirkulasi pengguna, aksesibilitas, serta integrasi fasilitas publik dan privat. Aspek-aspek tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menghasilkan rancangan yang fungsional, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Penyambutan oleh General Manager Marketing PT Greenland Garden Realty juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai pengembangan properti komersial dan hunian dalam konteks perkotaan. Perspektif dari pihak pengembang menjadi pelengkap pembelajaran akademik, khususnya dalam memahami keterkaitan antara gagasan desain arsitektur, kebutuhan pasar, dan pengelolaan fungsi bangunan.

Kunjungan akademik ini mencerminkan upaya Program Studi Magister Teknik Arsitektur FT USU dalam menghubungkan pembelajaran berbasis studio dengan praktik nyata di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya proses analisis dan eksplorasi desain mahasiswa, sehingga konsep perancangan yang dikembangkan tidak hanya bertumpu pada pendekatan teoretis, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan nyata dalam pengembangan bangunan. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11: Sustainable Cities and Communities yang bertujuan untuk menjadikan kota dan permukiman manusia inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan serta SDG 17: Partnerships for the Goals melalui kerjasama multi pihak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan rancangan mixed-use building yang inovatif, kontekstual, serta memiliki kualitas ruang dan keterpaduan fungsi yang baik, sekaligus memberikan kontribusi terhadap perkembangan arsitektur dan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan.