home icon
search icon
menu icon

> Berita > Mahasiswa Teknik Elektro USU Ciptakan Mobil Listrik

Mahasiswa Teknik Elektro USU Ciptakan Mobil Listrik

Dipublikasi Pada

11 Maret 2015

Dipublikasi Oleh

Anonymous Writer

Mahasiswa Teknik Elektro USU Ciptakan Mobil Listrik
Thumbnail Mahasiswa Teknik Elektro USU Ciptakan Mobil Listrik
Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Sumatera Utara meluncurkan mobil listrik generasi ke-2, Lamringan Proto dan Lamjingar Urban, siap bersaing dalam Energy Marathon Challenge di Malang.

MEDAN-USU: Setelah keberhasilan Tim Horas menciptakan mobil hemat energi, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Sumatera Utara (USU) kembali melakukan inovasi. Mereka menciptakan mobil listrik generasi ke-2 yang diberi nama Lamringan Proto dan Lamjingar Urban. Dua jenis mobil tersebut lahir dari tangan-tangan mahasiswa di Tim Asatama USU. Rencananya, kedua mobil itu akan diikutsertakan dalam Energy Marathon Challenge (IEMC) di Malang mendatang pada dua kategori yang berbeda.

 

Dekan Fakultas Teknik USU, Prof. Bustami Syam, saat peluncuran dua mobil listrik itu pada Sabtu (11/10/2015), menjelaskan bahwa mobil tersebut merupakan hasil karya Tim Asatama di bawah naungan Departemen Teknik Elektro. “Jadi, di Teknik ada dua tim, yaitu Tim Horas yang menciptakan mobil hemat energi dan Tim Asatama yang menciptakan mobil listrik. Nah, tahun lalu, Asatama juga mengikuti kontes serupa, namun hanya berhasil masuk lima besar,” katanya. Ia berharap, dalam keikutsertaan yang kedua kali ini, Tim Asatama mampu meraih hasil maksimal. “Kita berharap yang terbaik. Terima kasih kepada sponsor dan alumni yang telah banyak membantu,” ujarnya.

 

Manajer Tim Asatama, Rio Richard Simanjuntak, menjelaskan bahwa pada ajang nasional tersebut, Asatama akan menurunkan Lamringan Proto pada kelas Prototype, sementara Lamjingar Urban akan bertanding pada kelas Urban Concept. “Kami sudah membenahi kelemahan-kelemahan pada mobil generasi pertama dan melakukan riset untuk menciptakan mobil dengan efisiensi yang lebih baik,” katanya.

 

Ia menambahkan, mobil listrik yang diciptakan ini sepenuhnya bebas emisi. Kedua mobil tersebut kemudian diuji coba di USU. Dalam uji coba tersebut, kedua mobil bekerja dengan baik dan siap 100 persen untuk mengikuti kompetisi IEMC di Malang.

Berita