10th National Conference on Industrial Engineering (NCIE) 2026
Berita16th Product Design Competition (PDC) 2026
BeritaSeminar Geoteknik "Implementasi Prinsip Geoteknik Dalam Desain dan Kontrol Konstruksi Fondasi"
26 Agustus 2025
Rizky Amalia SE
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Ir. Ikhsan Siregar, S.T., M.Eng., Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., Dr. Joiverdia Arifiyanto, S.H., M.H., dan Mahatir Muhamad, S.Farm., M.Si., Apt., dengan mengusung tema "Pemanfaatan Eco-enzyme dalam Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Pangan untuk Mewujudkan Swasembada Pangan" yang berlokasi di Kecamatan Munte.
Di Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan produksi pangan. Namun, penggunaan bahan kimia sintetis masih mendominasi praktik pertanian, yang berisiko merusak kualitas tanah dan mengurangi keamanan pangan dalam jangka panjang.
Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan dalam aspek pertanian, lingkungan dan hilirisasi produk di Kecamatan Munte, antara lain:
1. Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Eco-enzyme dalam Pertanian
2. Penggunaan Eco-enzymeuntuk Meningkatkan KeamananPangan
3. Pelatihan Hilirisasi Produk Berbasis Eco-enzyme
4. Edukasi Legalitas dan Standarisasi Produk Eco-enzyme
5. Pengelolaan Limbah Organikuntuk Produksi Eco-enzyme
6. Pemberdayaan dan Pemasaran Produk Berbasis Eco-enzyme
![]() | ![]() |
Eco-enzyme yang berasal dari fermentasi limbah organik dapat digunakan sebagai pupuk alami dan pestisida organik. Dengan penerapan Eco-enzyme, hasil pertanian dapat meningkat tanpa ketergantungan pada bahan kimia sintesis, sehingga tanah tetap subur dan bebas dari pencemaran. Selain itu, penggunaan eco-enzyme juga membantu dalam menekan biaya produksi bagi petani, karema bahan-bahannya mudah diperoleh dan murah. Penerapan eco-enzyme dalam sistem pertanian diharapkan dapat membantu menjaga kesuburan tanah, mengurangi pencemaran lingkungan akibat residu bahan kimia, serta mendukung keberlanjutan produksi pangan tanpa merusak ekosistem. Selain itu, penggunaan eco-enzyme juga berkontribusi dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga, sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang mencemari lingkungan. Pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan pembuatan eco-enzyme, serta uji coba penggunaannya dalam pertanian dan pengolahan pangan.
![]() | ![]() |
Produk eco-enzyme yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair maupun larutan pembersih alami, sehingga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan kimia sekaligus memberikan solusi ramah lingkungan untuk mengelola limbah rumah tangga. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat praktis, tetapi juga membangun kesadaran baru akan pentingnya pemanfaatan limbah organik secara produktif.
Dengan adanya program ini, masyarakat Kecamatan Munte diharapkan dapat lebih mandiri dalam memproduksi panganyang sehat dan berkualitas, serta lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Penggunaan eco-enzyme secara luas dapat membawa dampak positif jangka panjang, baik dari segi ketahanan pangan, kesehatan, maupun kelestarian lingkungan, sehingga menciptakan keseimbangan antara produksi pangan dan keberlanjutan sumber daya alam.