home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pembangunan Mini Library Berkonsep Zero Carbon dengan Material Bambu

Pembangunan Mini Library Berkonsep Zero Carbon dengan Material Bambu

Dipublikasi Pada

06 Desember 2024

Dipublikasi Oleh

Rizky Amalia SE

Pembangunan Mini Library Berkonsep Zero Carbon dengan Material Bambu
Thumbnail Pembangunan Mini Library Berkonsep Zero Carbon dengan Material Bambu
Tim PkM USU membangun mini library berkonsep zero carbon building menggunakan material bambu di Desa Kutambelin, Karo. Program ini menggabungkan pembangunan ramah lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan literasi anak-anak desa.

 

Desa Kutambelin, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat yang diketuai oleh Dr. Ar. Achmad Delianur Nasution, S.T., M.T., IAI., AA., IAP., GP, bertema “Pembangunan Mini Library dengan Konsep Zero Carbon Building Menggunakan Material Bambu di Desa Kutambelin, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo.”

 

Program ini bertujuan untuk menyediakan sarana edukasi sekaligus menerapkan prinsip bangunan ramah lingkungan. Pembangunan dilakukan sepenuhnya menggunakan material bambu yang diawetkan secara alami untuk memastikan kekuatan dan ketahanannya terhadap hama. Proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan efisiensi energi.

 

Tujuan Pengabdian Masyarakat ini yaitu :

  1. Meningkatkan pemanfaatan potensi bambu dan bahan zero carbon lainnya di Desa Kutambelin dengan membangun Mini Library yang ramah lingkungan.

  2. Memberikan akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan dan sarana baca yang memadai, khususnya bagi anak-anak di Desa Kutambelin.

  3. Mendukung pengembangan pendidikan informal dan literasi masyarakat desa, sehingga mereka dapat mengakses informasi dan pengetahuan dengan lebih baik.

  4. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan dan pemeliharaan Mini Library sebagai pusat pengetahuan dan budaya di Desa Kutambelin.

  5. Mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak dengan memperkenalkan sistem pemasaran yang lebih adil dan berkelanjutan.

     

Manfaat Pengabdian Masyarakat :

  1. Memperluas wawasan dan pengetahuan masyarakat melalui akses terhadap bahan bacaan dan informasi yang lebih banyak.

  2. Mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak dengan memperkenalkan sistem pemasaran yang lebih adil dan berkelanjutan.

  3. Meningkatkan kesadaran lingkungan dan kepedulian terhadap keberlanjutan melalui penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan.

  4. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan Mini Library sebagai aset bersama dan pusat kegiatan sosial dan budaya.

Berita