home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pembuatan Gambar Rancangan Penataan Permukiman Kumuh Lingkungan XII Kampung Nelayan Seberang, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang

Pembuatan Gambar Rancangan Penataan Permukiman Kumuh Lingkungan XII Kampung Nelayan Seberang, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang

Dipublikasi Pada

20 September 2024

Dipublikasi Oleh

Rizky Amalia SE

Pembuatan Gambar Rancangan Penataan Permukiman Kumuh Lingkungan XII Kampung Nelayan Seberang, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang
Thumbnail Pembuatan Gambar Rancangan Penataan Permukiman Kumuh Lingkungan XII Kampung Nelayan Seberang, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang
Tim dosen Fakultas Teknik USU melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembuatan rancangan penataan kawasan permukiman kumuh di Kampung Nelayan Seberang, Deli Serdang. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan infrastruktur, sanitasi, dan penataan ruang permukiman yang lebih teratur dan manusiawi.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) yang terdiri atas Firman Eddy, S.T., M.T., Wahyu Abdillah, S.T., M.T., dan Ir. Novrial, M.Eng., dengan mengusung tema “Pembuatan Gambar Rancangan Penataan Permukiman Kumuh Lingkungan XII Kampung Nelayan Seberang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.”

 

Kawasan permukiman Kampung Nelayan Seberang memiliki tingkat kepadatan yang tidak sesuai dengan ketentuan rencana tata ruang karena jumlah penduduk yang cukup tinggi serta kondisi bangunan yang tidak beraturan. Hal ini terlihat dari bentuk dan ukuran bangunan yang sangat bervariasi, tidak memiliki Garis Sempadan Bangunan (GSB), serta perbedaan ketinggian dan elevasi pada setiap bangunan.

Penataan kawasan kumuh menunjukkan bahwa permasalahan utama di kawasan ini meliputi infrastruktur yang tidak memadai, sanitasi yang buruk, dan kepadatan penduduk yang tinggi. Permasalahan tersebut berdampak pada kondisi hidup yang tidak sehat dan meningkatkan risiko sosial serta lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari perencanaan dan perancangan ini adalah meningkatkan kualitas hidup penduduk, mengurangi risiko kesehatan, dan menciptakan lingkungan yang lebih layak huni. Proses ini melibatkan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, penyediaan fasilitas sanitasi, serta peningkatan ruang terbuka hijau.

 

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim memberikan solusi berupa rancangan penataan dalam bentuk desain gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta memberikan konsultasi mengenai strategi penanganan untuk peningkatan kualitas hidup kawasan tersebut. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kampung Nelayan Seberang.

Dengan adanya dokumen rancangan dan gambar kerja sebagai pedoman penataan kawasan permukiman kumuh, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat berupa kemudahan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih tertata, layak huni, dan manusiawi.

Berita