USU Lakukan Pendataan Calon Mahasiswa Baru yang Mengalami Perubahan Status DTSEN
Berita10th National Conference on Industrial Engineering (NCIE) 2026
Berita16th Product Design Competition (PDC) 2026
26 Agustus 2025
Rizky Amalia SE
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim Dosen Fakultas Teknik USU berkolaborasi dengan Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis yang terdiri atas Buchari, ST, M.Kes, IPM, Ir. Nismah Panjaitan, ST, MT, Ph.D, IPU, ASEAN Eng dan Ami Dilham, SE, M.Si. yang mengusung tema “Penerapan Teknologi Mesin Seset Kulit dan Manajemen Usaha UKM Naik Kelas untuk Meningkatkan Produktivitas “Rumah Nayozie”.
Rumah Nayozie merupakan usaha perorangan yang berlokasi di Jl. Kemuning No 14, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Rumah Nayozie menggunakan metode pembuatan produk secara sederhana seperti proses penyayatan (seset) kulit yang dilakukan secara manual menggunakan pisau cutter dan mesin jahit tradisional yang dimodifikasi sehingga dapat menjadi bahan yang tebal proses pensesetan itu membutuhkan waktu 30 - 40 menit untuk menghasilkan 12 unit tas perhari. Sehingga untuk mendapatkan jumlah produk 100 unit tas per hari membutuhkan waktu 4,1 jam - 5,5 jam. Selain itu, proses pensesetan dengan menggunakan pisau cutter berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja yaitu tangan pekerja tersayat pisau cutter dan hasil sesetan pada kulit tidak baik (kulit menjadi rusak).
![]() | ![]() |
Solusi dari permasalahan ini adalah menggunakan teknologi mesin seset kulit yang mampu membuat proses kerja menjadi lebih cepat dan hasil yang lebih baik, serta tidak berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja.

Manfaat yang diperoleh mitra dari pelaksanaan kegiatan pokok tersebut, di antaranya:
1. Proses produksi dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dan tidak menggunakan tenaga kerja yang banyak sehingga kualitas hasil sesetan kulit jadi lebih halus dan merata.
2. Peningkatan jumlah produksi dapat meningkatkan jumlah penjualan sehingga dapat memenuhi permintaan pelanggan.
Mitra dalam hal ini Rumah Nayozie belum memiliki sistem pengembangan manajemen usaha UKM naik kelas seperti belum mengetahui bagaimana mendiagnosa kesehatan bisnisnya, belum memiliki rencana bisnis (business plan) dan bisnis model canvas yang sesuai kondisi usaha, serta belum membuat laporan keuangan bisnis (arus kas dan laba-rugi) sehingga pengusaha tidak memiliki strategi bisnis yang baik dan terarah, yang berpotensi terjadi penurunan omset bisnisnya.
Solusi dari permasalahan diatas yaitu, Mitra akan melakukan pengembangan manajemen usaha UKM naik kelas dengan membuat suatu strategi bisnis dengan melakukan pelatihan diagnosa kesehatan bisnis, pelatihan penyusunan rencana bisnis (business plan) dan bisnis model canvas bagi usaha ini, serta pelatihan penyusunan pembukuan sederhana (arus kas dan laba-rugi).

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan kontribusi kepada mitra berupa perancangan dan pengadaan teknologi mesin seset kulit sebagai upaya untuk peningkatan kuantitas dan kualitas produksi dan pelatihan pengembangan manajemen usaha UKM naik kelas yang berdampak pada peningkatan penjualan serta pencapaian salah satu tujuan SDGs yaitu Tujuan 17. Kemitraan untuk mencapai tujuan (Partnership for the goals).