home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pengabdian Kepada Masyarakat “Peningkatan Kesadaran Mitigasi Gempa untuk Anak-Anak di Kampung Nelayan Sebrang Melalui Augmented Reality dan Simulasi Evakuasi Virtual”

Pengabdian Kepada Masyarakat “Peningkatan Kesadaran Mitigasi Gempa untuk Anak-Anak di Kampung Nelayan Sebrang Melalui Augmented Reality dan Simulasi Evakuasi Virtual”

Dipublikasi Pada

03 September 2025

Dipublikasi Oleh

Rizky Amalia SE

Pengabdian Kepada Masyarakat “Peningkatan Kesadaran Mitigasi Gempa untuk Anak-Anak di Kampung Nelayan Sebrang Melalui Augmented Reality dan Simulasi Evakuasi Virtual”
Thumbnail Pengabdian Kepada Masyarakat “Peningkatan Kesadaran Mitigasi Gempa untuk Anak-Anak di Kampung Nelayan Sebrang Melalui Augmented Reality dan Simulasi Evakuasi Virtual”
Tim dosen Fakultas Teknik USU melaksanakan program mitigasi gempa berbasis Augmented Reality dan simulasi evakuasi virtual bagi anak-anak di Kampung Nelayan Seberang, Belawan.

Melalui program pengabdian masyarakat bertema “Peningkatan Kesadaran Mitigasi Gempa untuk Anak-Anak di Kampung Nelayan Seberang melalui Augmented Reality dan Simulasi Evakuasi Virtual”, yang dipimpin oleh Dr. Ir. Rahmi Karolina, S.T., M.T., IPM., GP., bersama Prof. Ar. Ir. Hilma Tamiami Fachrudin, S.T., M.Sc., Ph.D., GP., IAI, dan Rahmi Meilina Sari, S.T., M.M.(T) dari Fakultas Teknik USU. Tim ini fokus pada peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan anak-anak di kawasan pesisir Kampung Nelayan Seberang, Belawan, yang dikenal memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami.

Dalam kegiatan ini, tim mengembangkan AR Card Techtonic — kartu interaktif berbasis Augmented Reality (AR) yang menampilkan animasi 3D tentang langkah-langkah menghadapi gempa. Melalui kamera ponsel, anak-anak dapat melihat simulasi gempa, jalur evakuasi, hingga cara berlindung yang benar dalam bentuk animasi bergerak.

Selain itu, tim juga memperkenalkan simulasi evakuasi virtual, game edukasi mitigasi, serta video dan buku cerita interaktif sebagai media pendukung pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan secara langsung di Kampung Nelayan Seberang, Belawan, dengan melibatkan lebih dari 100 peserta yang terdiri dari anak-anak, guru, dan orang tua.

Tim berharap kegiatan ini dapat menjadi model edukasi mitigasi bencana berbasis teknologi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah pesisir lainnya di Indonesia.

Berita