home icon
search icon
menu icon

> Berita > Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kampung Nelayan dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Studi Kasus: Kelurahan Nelayan Indah, Medan)

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kampung Nelayan dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Studi Kasus: Kelurahan Nelayan Indah, Medan)

Dipublikasi Pada

24 Desember 2024

Dipublikasi Oleh

Rizky Amalia SE

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kampung Nelayan dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Studi Kasus: Kelurahan Nelayan Indah, Medan)
Thumbnail Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kampung Nelayan dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Studi Kasus: Kelurahan Nelayan Indah, Medan)
Tim dosen USU melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Nelayan Indah, Medan, untuk meningkatkan kapasitas warga dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi, pelatihan konservasi, dan pembentukan kelompok kerja lingkungan berbasis komunitas.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri atas Dr. Eng. Ir. Hafizhul Khair A.M., S.T., M.T.; Rahmi Utami, S.T., M.T.; dan Dr. Anthoni Veery Mardianta, S.T., M.T., melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada “Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kampung Nelayan dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Studi Kasus: Kelurahan Nelayan Indah, Medan).”

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga nelayan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya laut yang menjadi tumpuan hidup mereka.

Kegiatan meliputi sosialisasi, workshop pengelolaan sampah dan limbah, pelatihan konservasi, serta pembentukan kelompok kerja lingkungan di tingkat RT/RW.

Warga Kampung Nelayan Indah sangat antusias mengikuti program ini. Kepala Kelurahan menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Melalui program ini, diharapkan Kelurahan Nelayan Indah dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya.

Berita