Profil
Prof. Ir. Nazaruddin, M.T., Ph.D., lahir di Medan pada 1 Agustus 1960, adalah seorang dosen di bidang Teknik Industri. Sejak tahun 1989, beliau aktif mengajar di Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU). Nazaruddin menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di bidang Teknik dan Manajemen Industri di USU pada tahun 1986, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1994, dan meraih gelar Doktor (S3) dalam Teknologi Manajemen di Universiti Utara Malaysia.
Beliau memiliki berbagai pengalaman dalam kepemimpinan akademik, antara lain menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Industri di USU dari tahun 1996 hingga 1999, Koordinator Program D-IV Teknik dan Manajemen Pabrik (1999-2000), Sekretaris P2T USU (2000-2005), Staf Ahli Rektor USU Bidang Administrasi Umum (2005-2010), dan Kepala Pusat Kajian Industri dan SDM di Lembaga Penelitian USU (2005-2010). Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Program Magister Manajemen SPS USU (2010-2017), Ketua Program Magister dan Doktor Teknik Industri (2017-2021), serta anggota Senat Akademik USU (2017-2021).
Nazaruddin adalah penulis beberapa buku, di antaranya "Peluang Industri Kecil dan Pariwisata" (USU Press), "Manajemen Teknologi" (Graha Ilmu Jogjakarta), "Pedoman Dasar dan Konsep Kewirausahaan" (Yayasan Cendikia Mulia Mandiri), dan "Model Penerimaan Teknologi" (Cendikia Mulia Mandiri).
Beliau juga aktif dalam penelitian dan organisasi profesi, menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Profesi di Persatuan Insinyur Indonesia Sumatera Utara (2015-2019), Wakil Ketua di University Network For Indonesian Infrastructure Development (UNIID) pada tahun 2016-2019, serta Dewan Pakar di Perserikatan Masyarakat Petani dan Nelayan Indonesia Sumatera Utara (2015-2019). Saat ini, beliau merupakan Anggota Dewan Pakar Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia Sumatera Utara (2021-sekarang) dan Anggota Bidang Industri, Energi, dan Lingkungan di Dewan Riset dan Inovasi Provinsi Sumatera Utara (2021-2026).
Nazaruddin telah menerima berbagai penghargaan, termasuk beasiswa Yayasan Supersemar (1984-1986), Dosen Teladan I USU (1995), Satya Lencana 10 Tahun dari Presiden RI (2001), Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (2022), serta Satya Lencana 30 Tahun dari Presiden RI (2022).