Medan - 21 September 2026, Fakultas Teknik USU melaksanakan apel pagi. Ir. Andianto Pintoro, S.T., M.T., sebagai pembina apel, menyampaikan amanat mengenai pencegahan tawuran dan pentingnya membangun kesadaran mahasiswa agar tidak terlibat dalam perkelahian.
Dalam amanatnya, pembina apel mengajak dosen dan tenaga kependidikan untuk kembali memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya menghindari tindakan kekerasan. Peran pendampingan dari lingkungan akademik dinilai penting untuk membantu mahasiswa memahami konsekuensi perselisihan dan memilih cara penyelesaian yang lebih konstruktif.
Apabila muncul persoalan atau perbedaan pendapat, mahasiswa didorong untuk membicarakannya dengan baik melalui komunikasi dan diskusi. Pendekatan tersebut diperlukan untuk mengurangi kesalahpahaman yang dapat memancing emosi, memperbesar perselisihan, dan berujung pada konflik.
Pesan dalam apel pagi menempatkan pencegahan sebagai tanggung jawab bersama. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa memiliki peran dalam membangun budaya kampus yang mengedepankan dialog, saling menghormati, serta penyelesaian persoalan tanpa kekerasan.
Kegiatan ini terutama mendukung SDG 16 - Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan budaya damai, pencegahan kekerasan, dan penyelesaian konflik secara dialogis. SDG 4 - Pendidikan Berkualitas turut relevan melalui penguatan pendidikan karakter dan pendampingan mahasiswa.
FT USU berkomitmen untuk menjaga lingkungan akademik yang aman dan tertib serta mendukung interaksi yang saling menghormati.