Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Teknik mendampingi Komunitas Rumah Nusa dan Pemerintah Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, dalam penyusunan masterplan Desa Wisata Rempah. Program bertajuk “Dari Kampung Nusa ke Kampung Wisata: Pendampingan dan Penyusunan Produk Masterplan Desa Wisata sebagai Panduan bagi Komunitas Rumah Nusa dan Perangkat Desa dalam Penyelenggaraan Desa Wisata Rintisan Denai Kuala Sumatera Utara” ini menjadi langkah awal bagi Denai Kuala menuju desa wisata berkelanjutan berbasis pemberdayaan perempuan dan produk rempah.

Tujuan dan manfaat dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk mengembangkan Desa Denai Kuala menjadi desa wisata rintisan yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan dan kreativitas masyarakat melalui perencanaan sektor pariwisata desa. Selain upaya arsitektural dalam membangun pusat komersial, kegiatan ini juga menjadi inisiatif untuk meningkatkan produksi dan kualitas teh rempah yang menjadi produk unggulan Komunitas Kampung Nusa.

Beberapa strategi yang dilakukan dalam kegiatan ini antara lain:

  1. Mengadakan pelatihan manajemen pemasaran hasil olahan rempah.

  2. Membeli bahan dan komponen untuk pembangunan Omah Kampung berupa meja, kursi, booth/stand, papan penunjuk arah (signboard), dan lainnya.

  3. Membuat media sosial berupa Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai sarana promosi Omah Kampung.

  4. Menanam pohon pelindung berdaun lebar, seperti ketapang laut, di area Omah Kampung (yang kini berganti nama menjadi Warung Nusa) dan sepanjang jalan kawasan ini untuk menurunkan suhu mikro, sehingga kegiatan wisata kuliner rempah tidak terganggu oleh terik matahari pantai.

Kegiatan ini berfokus pada penyusunan masterplan yang komprehensif sebagai pedoman pengelolaan dan pengembangan desa wisata, dengan mengintegrasikan kearifan lokal, potensi budaya, dan kondisi lingkungan di Kampung Nusa. Pendampingan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan tokoh masyarakat, perangkat desa, serta Komunitas Rumah Nusa sebagai pelaku utama.

Melalui program ini, diharapkan Denai Kuala dapat bertransformasi menjadi desa wisata yang tidak hanya mempertahankan nilai-nilai tradisional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.