Melalui kegiatan supervisi dan asistensi yang dilaksanakan di tingkat fakultas, Direktorat Sumber Daya Manusia memberikan arahan teknis serta pendampingan kepada setiap unit kerja dalam menyusun dan menyempurnakan dokumen Anjab dan ABK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelaksanaan pendampingan bertujuan untuk memastikan bahwa data jabatan dan beban kerja pada setiap unit telah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperoleh data yang akurat dan terukur sebagai dasar dalam perencanaan, penataan organisasi, pengembangan kompetensi, serta pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan Universitas Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Teknik menghadirkan kepala bagian tata usaha beserta seluruh kepala sub bagian yang terlibat langsung dalam penyusunan dokumen Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja. Turut hadir juga pada kegiatan ini Dekan FT USU serta Wakil Dekan bidang Administrasi, Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur Akademik.
Partisipasi Fakultas Teknik dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen fakultas untuk terus mendukung terwujudnya tata kelola kelembagaan yang profesional, efektif, dan akuntabel. Dokumen Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja yang tersusun secara komprehensif diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengelolaan sumber daya manusia yang lebih tepat sasaran, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan administrasi maupun penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.
Melalui pendampingan yang diberikan oleh Direktorat Sumber Daya Manusia, diharapkan seluruh unit kerja di Fakultas Teknik dapat menghasilkan dokumen Anjab dan ABK yang berkualitas, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola Universitas Sumatera Utara yang unggul dan berkelanjutan.
Dari perspektif SDGs, pendampingan penyusunan Anjab dan ABK berkontribusi secara langsung terhadap SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola institusi dan peningkatan akuntabilitas organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penataan beban kerja yang lebih proporsional serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat pengelolaan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi.