MEDAN — 27 Oktober 2026, Fakultas Teknik USU menerima audiensi terkait penawaran kerja sama pendaftaran paten bersama atas invensi “Magnetic Motor”. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membahas lebih lanjut kemungkinan keterlibatan USU dalam proses pendaftaran hak paten atas invensi tersebut.

Pertemuan dipimpin oleh Dekan Fakultas Teknik USU (Prof. Dr. Ir. Renita Manurung, M.T), dan dihadiri oleh Zaid Perdana Nasution, S.T., M.T., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi) serta Emma Patricia Bangun, S.T., M.Eng., Ph.D., (Manajer Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Internasionalisasi FT USU).

Dari pihak pengusul invensi, pertemuan dihadiri oleh Kurnianto Pane dan Usman Yunan. Kehadiran para pihak menjadi bagian dari proses komunikasi awal untuk menjelaskan latar belakang invensi, ruang lingkup penawaran, serta kemungkinan bentuk keterlibatan institusi dalam pendaftaran paten bersama.

Dalam forum tersebut, kedua pihak memiliki kesempatan untuk membahas aspek-aspek yang berkaitan dengan invensi dan mekanisme pendaftaran hak kekayaan intelektual. Pertemuan juga menjadi ruang untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai substansi invensi, kepemilikan, kontribusi masing-masing pihak, serta hal-hal administratif dan kelembagaan yang perlu diperhatikan sebelum proses lebih lanjut dilakukan.

Bagi Fakultas Teknik USU, pengelolaan kekayaan intelektual merupakan bagian penting dalam ekosistem penelitian dan inovasi. Paten tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap suatu invensi, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mendorong hilirisasi hasil inovasi, pengembangan teknologi, serta perluasan manfaat penelitian kepada masyarakat.

Pertemuan ini masih berada pada tahap awal penjajakan dan pembahasan. Oleh karena itu, hasil diskusi selanjutnya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan yang dapat ditempuh sesuai dengan prosedur internal USU dan ketentuan yang berkaitan dengan pendaftaran hak kekayaan intelektual.

Kegiatan ini turut memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure, melalui dukungan terhadap inovasi dan pengembangan teknologi, serta SDG 17 – Partnerships for the Goals melalui pembukaan ruang kolaborasi antara institusi pendidikan dan pihak eksternal dalam pengembangan kekayaan intelektual.

Melalui pertemuan ini, Fakultas Teknik USU menunjukkan komitmen untuk terus membuka ruang dialog terhadap berbagai peluang inovasi dan kerja sama yang berpotensi memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta ekosistem riset dan inovasi di lingkungan Universitas Sumatera Utara.