Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik USU bersama Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada 11 Juni 2026 di Kampung Nelayan Seberang, Belawan. Kegiatan menjadi bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat EQUITY Program.

Tim FT USU diketuai oleh Dr. Ir. Rahmi Karolina, S.T., M.T., IPM., GP., ASEAN Eng., dengan anggota Dr. Ir. Ika Puji Hastuty, S.T., M.T., IPM., Dr. Ir. Nursyamsi, S.T., M.T., dan Ir. M. Agung Putra Handana, S.T., M.T. Mitra UMPSA diwakili Assoc. Prof. Dr. Mohd Fakhrurrazi Bin Ishak, sedangkan Pemerintah Kelurahan Belawan I diwakili Sekretaris Lurah Hasudungan Limbong, S.E.

Kegiatan turut melibatkan mahasiswa Teknik Sipil USU dalam skema MBKM, yaitu Faridsyah, Saskia, Nabila, Tolcha, Arief, Win, Haftsari, Beugleh, Graceya, Nazwa, Felindra, dan Sayyid. Forum ini mempertemukan unsur perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam pembahasan implementasi edukasi mitigasi bencana bagi anak pesisir.

FGD mengangkat tema “Penguatan Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Augmented Reality dan Simulasi Virtual bagi Anak Pesisir dalam Mendukung SDG 13”. Tim memaparkan capaian program serta memperkenalkan Augmented Reality Card Tectonic dan simulasi virtual yang dirancang untuk membantu anak memahami proses bencana, mengenali risiko pesisir, dan mempelajari langkah mitigasi.

Penggunaan media tersebut diharapkan dapat memperkuat pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan anak-anak pesisir; manfaat tersebut masih memerlukan pengukuran lanjutan. Rangkaian aksi ini paling kuat mendukung SDG 13—Penanganan Perubahan Iklim, serta berkaitan langsung dengan SDG 4—Pendidikan Berkualitas dan SDG 17—Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

FT USU berkomitmen mengembangkan inovasi pendidikan kebencanaan berbasis teknologi melalui pengabdian kepada masyarakat dan kolaborasi internasional. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperluas literasi mitigasi sekaligus memperkuat kapasitas komunitas pesisir dalam menghadapi risiko bencana.