Medan, 31 Agustus 2026 - Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara terlibat dalam pembahasan konsep, kolaborasi, dan potensi pembiayaan program pengelolaan sampah Kabupaten Samosir. Pembahasan dihadiri oleh Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T.; Zaid Perdana, S.T., M.T., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Ilmi, M.Sc.; Dr. Eng. Ir. Taufiq Bin Nur, S.T., M.Eng.Sc.; dan Yasmine Anggia Sari, S.Si., M.T.

Forum membahas pengembangan skema kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir, USU, BTN, dan mitra strategis lainnya. Ruang lingkup konsep mencakup pemilahan dan pengangkutan sampah, Bank Sampah, edukasi masyarakat, ekonomi sirkular, fasilitas persampahan, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap kawasan pariwisata.

Dalam rancangan pembagian peran, USU diarahkan untuk mendukung penyusunan konsep, kajian teknis, teknologi pengolahan, perencanaan sistem, pendampingan, pemantauan, evaluasi, dan pengembangan inovasi. BTN dipertimbangkan sebagai calon mitra pembiayaan dan pengembangan ekosistem transaksi Bank Sampah, sedangkan pemerintah daerah berperan pada aspek kebijakan, data, lokasi, perizinan, dan kelembagaan.

Pembahasan juga mengusulkan proyek percontohan dengan lokasi, sumber dan volume sampah, kebutuhan fasilitas, sumber daya manusia, jadwal, pembiayaan, serta indikator keberhasilan yang terukur. Potensi konversi sampah menjadi bahan bakar alternatif bagi kapal di Samosir masih memerlukan kajian mengenai teknologi, mutu, keselamatan, kelayakan ekonomi, kebutuhan mesin, dan regulasi sebelum dapat diterapkan.

Tindak lanjut yang dirumuskan meliputi penyempurnaan konsep, penetapan fokus dan lokasi proyek percontohan, pemetaan kebutuhan, identifikasi mitra, serta penyusunan bahan yang lebih konkret untuk pemerintah daerah dan calon pendukung. Kegiatan ini mendukung SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDG 7 dan SDG 17 melalui kajian energi alternatif dan kolaborasi multipihak. FT USU mendorong solusi persampahan yang berbasis kajian dan diuji secara terukur sebelum diperluas.