MEDAN — 03 November 2026, Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik USU melaksanakan kegiatan review Studio Perancangan Arsitektur Terpadu dan Kontekstual (SPATK) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan menghadirkan Sultan Deli XIV Tengku Mahmud Aria Lamantjiji, S.T., M.T. sebagai Reviewer Mitra.
Kehadiran reviewer mitra menjadi bagian dari proses pembelajaran studio yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif eksternal terhadap gagasan perancangan yang sedang dikembangkan.
Studio Perancangan Arsitektur Terpadu dan Kontekstual merupakan kegiatan pembelajaran yang menekankan kemampuan mahasiswa dalam merancang dengan mempertimbangkan keterkaitan antara bangunan, lingkungan, budaya, serta karakter kawasan. Melalui sesi review, mahasiswa memperoleh masukan langsung terhadap konsep dan pendekatan desain yang telah disusun.
Dalam kegiatan tersebut, Sultan Deli XIV Tengku Mahmud Aria Lamantjiji, S.T., M.T. memberikan pandangan dan masukan sebagai mitra terhadap pengembangan gagasan perancangan mahasiswa. Perspektif yang diberikan diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya konteks lokal dalam proses perancangan arsitektur.
![]() | ![]() |
Keterlibatan mitra eksternal dalam proses pembelajaran studio juga memberikan pengalaman akademik yang lebih komprehensif. Mahasiswa tidak hanya memperoleh evaluasi dari dosen pengampu, tetapi juga mendapatkan sudut pandang dari pihak luar yang memiliki pemahaman terhadap nilai budaya, karakter kawasan, dan konteks masyarakat.
![]() | ![]() |
Melalui proses diskusi dan review, mahasiswa didorong untuk mampu menjelaskan dasar pemikiran desain, mempertanggungjawabkan keputusan perancangan, serta mengembangkan solusi arsitektur yang responsif terhadap lingkungan dan kebutuhan pengguna.

Dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkaitan dengan SDG 4 – Quality Education melalui penguatan pembelajaran berbasis studio dan kolaborasi dengan mitra, serta SDG 11 – Sustainable Cities and Communities melalui pengembangan pendekatan perancangan yang kontekstual dan memperhatikan karakter lingkungan serta nilai lokal.
Melalui kegiatan review Studio SPATK, Fakultas Teknik USU terus mendorong proses pendidikan arsitektur yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis perancangan, tetapi juga pada kepekaan mahasiswa terhadap konteks sosial, budaya, dan lingkungan sebagai bagian penting dalam menghasilkan rancangan arsitektur yang relevan dan berkelanjutan.



