Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Evaluasi Kemajuan Rancangan Ekonomi Berbasis Pengetahuan atau Knowledge-Based Economy (KBE). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FT USU dalam meninjau perkembangan rancangan program KBE yang diarahkan untuk memperkuat hilirisasi riset, inovasi teknologi, serta pemanfaatan komoditas strategis berbasis biomassa kelapa sawit.
Rapat evaluasi ini membahas arah pengembangan KBE di lingkungan FT USU, khususnya dalam mendorong transisi dari ekonomi konvensional berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis pengetahuan, inovasi, dan teknologi. Melalui pembahasan tersebut, FT USU berupaya menyusun langkah yang lebih terarah dalam mengintegrasikan kapasitas akademik, riset, dan rekayasa teknologi yang dimiliki fakultas.
Salah satu fokus awal dalam rancangan KBE ini adalah pemanfaatan biomassa kelapa sawit, seperti tandan kosong kelapa sawit, cangkang, pelepah, dan residu biomassa lainnya melalui pendekatan teknologi termokimia. Dalam tahap awal, teknologi pirolisis biomassa menjadi salah satu sistem yang telah berkembang di lingkungan Fakultas Teknik dan memiliki peluang untuk dikembangkan secara lintas program studi, bahkan lintas fakultas.
Melalui evaluasi kemajuan rancangan ini, FT USU memperkuat pemetaan potensi riset, teknologi, sumber daya akademik, serta peluang kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem KBE yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada hilirisasi teknologi hijau dan ekonomi sirkular berbasis sawit.

Program pengembangan KBE ini memiliki potensi untuk mendukung peningkatan kinerja institusi, memperluas kolaborasi, serta membuka peluang pengembangan produk bernilai tambah dari biomassa. Dengan perencanaan yang terukur, FT USU berupaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi rekayasa teknik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan lingkungan.
Inisiatif ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Selain itu, kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab, SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan inovasi, pemanfaatan sumber daya secara lebih bertanggung jawab, dan pengembangan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Fakultas Teknik USU berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan riset, teknologi, hilirisasi, dan kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan Engineering for Sustainable Impact, FT USU memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi berbasis rekayasa teknik yang memberi manfaat bagi pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan.