Medan, 8 September 2026 – Program Studi S1 Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara (FT USU) secara resmi menerima siswa SMK Negeri 2 Batang Toru untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan di lingkungan Program Studi Teknik Pertambangan FT USU.
Penerimaan peserta PKL dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026. Pimpinan Program Studi Teknik Pertambangan FT USU yang diwakili oleh Sekretaris Program Studi, Edi Yasa Ardiansyah, S.T., M.T., secara resmi menerima para siswa SMKN 2 Batang Toru yang didampingi oleh Annisa Fitri Siregar, Guru Pembimbing PKL dari SMKN 2 Batang Toru.
SMKN 2 Batang Toru beralamat di Padang Sidempuan-Sibolga Km. 26, Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pelaksanaan PKL di lingkungan Program Studi S1 Teknik Pertambangan FT USU berlangsung mulai 1 September 2026 hingga 1 Maret 2027.
Penerimaan siswa untuk mengikuti program PKL ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Teknik Pertambangan FT USU dalam memperluas ruang pembelajaran dan membangun keterhubungan antara perguruan tinggi, pendidikan vokasi, dan dunia kerja. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi semangat Diktisaintek Berdampak, melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui program ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung aktivitas akademik, administratif, laboratorium, serta kegiatan lapangan yang berkaitan dengan bidang teknik pertambangan.
Sekretaris Program Studi Teknik Pertambangan FT USU, Edi Yasa Ardiansyah, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kehadiran siswa SMKN 2 Batang Toru merupakan kesempatan untuk membangun hubungan pembelajaran yang lebih dekat antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi.
“Kami menyambut baik kehadiran siswa SMKN 2 Batang Toru untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Program Studi Teknik Pertambangan FT USU. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan pengalaman dan pengetahuan yang dapat mereka manfaatkan untuk pengembangan kompetensi di masa depan,” ujar Edi Yasa Ardiansyah.
Menurutnya, implementasi Diktisaintek Berdampak mendorong perguruan tinggi untuk tidak hanya berorientasi pada proses akademik internal, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui kegiatan PKL ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada para siswa. Mereka dapat melihat bagaimana lingkungan perguruan tinggi menjalankan kegiatan pendidikan, laboratorium, administrasi, hingga aktivitas lapangan. Kami berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat kompetensi sekaligus memberikan gambaran mengenai dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja,” tambahnya.
Mengikuti Kegiatan Akademik dan Praktik di Lingkungan FT USU
Selama menjalani PKL, para siswa akan mengikuti sejumlah kegiatan yang telah diprogramkan oleh Program Studi Teknik Pertambangan FT USU. Kegiatan tersebut meliputi aktivitas administrasi, kegiatan perkuliahan, kegiatan lapangan, serta kegiatan laboratorium.
Dalam kegiatan administrasi, siswa akan diperkenalkan dengan tata kelola administrasi yang berlangsung di lingkungan Program Studi Teknik Pertambangan. Sementara melalui kegiatan perkuliahan, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran pada jenjang pendidikan tinggi.
Para siswa juga akan mengikuti kegiatan lapangan yang berkaitan dengan bidang teknik pertambangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penerapan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam konteks pekerjaan dan kegiatan pertambangan.
Selain itu, siswa akan mendapatkan pengalaman melalui kegiatan laboratorium di Program Studi Teknik Pertambangan secara khusus serta lingkungan Fakultas Teknik USU secara umum. Kegiatan laboratorium diharapkan dapat memperkenalkan siswa pada berbagai fasilitas pembelajaran dan penelitian sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya kegiatan praktikum dalam mendukung penguasaan kompetensi teknis.
Dengan mengikuti berbagai aktivitas tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, bertanggung jawab, disiplin, serta beradaptasi dengan lingkungan akademik dan profesional.
PKL sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka
Pelaksanaan PKL merupakan salah satu mata pelajaran yang menjadi wahana pembelajaran siswa di dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, yang memberikan ruang kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui lingkungan kerja yang relevan dengan kompetensi keahliannya.
Pembelajaran melalui pengalaman langsung memungkinkan siswa menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan praktik yang mereka temui di lapangan. Dengan demikian, kegiatan PKL diharapkan mampu memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan pendidikan lanjutan.
Lingkungan perguruan tinggi memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi siswa SMK. Interaksi dengan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika FT USU dapat memperluas wawasan siswa mengenai proses pendidikan tinggi sekaligus membuka perspektif mengenai peluang melanjutkan pendidikan di bidang teknik pertambangan.
Memperkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Perguruan Tinggi
Penerimaan siswa SMKN 2 Batang Toru untuk melaksanakan PKL di Program Studi Teknik Pertambangan FT USU menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi.
Kolaborasi antarlembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesinambungan pembelajaran dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Pendidikan vokasi memberikan fondasi keterampilan kejuruan, sedangkan perguruan tinggi dapat memberikan pengalaman akademik, penguatan keilmuan, serta akses terhadap lingkungan pembelajaran dan fasilitas pendidikan yang lebih luas.
Dalam konteks tersebut, Program Studi Teknik Pertambangan FT USU berupaya menyediakan lingkungan pembelajaran yang mendukung agar siswa dapat memanfaatkan pelaksanaan PKL secara optimal.
Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda Diktisaintek Berdampak, terutama melalui penguatan kolaborasi dengan satuan pendidikan, peningkatan kompetensi generasi muda, dan perluasan manfaat pendidikan tinggi kepada masyarakat.
Membangun Pendidikan Tinggi yang Memberikan Dampak
Pelaksanaan PKL siswa SMKN 2 Batang Toru di Program Studi Teknik Pertambangan FT USU diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi mampu menghasilkan pengalaman pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Selama enam bulan, para siswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Bagi Program Studi Teknik Pertambangan FT USU, penerimaan siswa PKL juga menjadi bagian dari komitmen untuk membangun ekosistem pendidikan yang terbuka, kolaboratif, dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Pertambangan FT USU berharap hubungan kelembagaan dengan SMKN 2 Batang Toru dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertambangan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata semangat Diktisaintek Berdampak, yaitu menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu membangun kolaborasi, memperluas manfaat pendidikan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.